Padahal, menurut dia, dari proyeksi APBN 2027 yang mendekati Rp4.000 triliun, anggaran pendidikan mencapai sekitar Rp820 triliun.

Sayangnya, dia menilai, banyak anggaran fungsi pendidikan yang mengalir untuk kepentingan yang tidak berdampak langsung pada kegiatan belajar mengajar.

Jika anggaran tersebut difokuskan secara benar, ia memastikan dana pendidikan melimpah, bahkan hingga jenjang perguruan tinggi.

"Ya kalau dihikmatkan untuk pendidikan sepenuhnya, saya kira sangat cukup. Kita sudah menyimulasikan. Hitungan fraksi itu (butuh) Rp300 triliun, kalau moderat Rp500 triliun, kalau ideal itu Rp700 sekian triliun. Itu sangat bisa berarti sampai perguruan tinggi," kata dia.

Terkait dengan keberlanjutan jenjang SMA, SMK, dan perguruan tinggi swasta ke depan, Fikri mendesak pemerintah menyiapkan skema bantuan khusus, seperti wacana Biaya Operasional Perguruan Tinggi Swasta (BOPTS).