Menurut dia, hal itu bernilai penting agar tidak ada diskriminasi hak pendidikan bagi anak bangsa.

Untuk merealisasikan gagasan besar tersebut secara konkret, ia menilai momentum revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) di DPR saat ini tepat untuk menyinkronkan regulasi.

Dia berharap, Presiden Prabowo mampu mengorkestrasi tata kelola anggaran agar porsi yang benar-benar terserap untuk pendidikan murni bisa melonjak ke angka 80 hingga 90 persen dari total anggaran pendidikan.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9), Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan para menteri untuk merealisasikan pendidikan gratis dari tingkat taman kanak-kanak, pendidikan dasar dan menengah, hingga perguruan tinggi.