β€œApalagi bagi usaha yang baru mulai. Dengan kelembagaan, akan memudahkan pembinaan oleh pemerintah,” kata Hendry Munief.

Ia mengatakan, kontribusi terhadap pembangunan bangsa tidak harus menunggu seseorang memiliki usaha besar, modal besar, ataupun posisi tertentu.

β€œApa peran kita dalam membangun bangsa? Itu diawali dengan kemandirian kita, mari manfaatkan momentum. Berikan kontribusi. Berikan apa yang bisa kita berikan,” tuturnya.

Karena itu, Hendry Munief mengajak mahasiswa memanfaatkan momentum selama berada di kampus untuk mulai membangun kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Hendry Munief juga memberikan dorongan kepada mahasiswa yang ingin memulai bisnis agar tidak terlalu lama menunggu kondisi ideal.

β€œMemulai bisnis, start from zero, start from now. Mulai dari apa yang kita miliki. Bisa keahlian, keberanian hingga kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak,” katanya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki banyak modal awal yang sering kali tidak disadari, mulai dari pengetahuan, jaringan pertemanan, kemampuan berkomunikasi hingga keberanian untuk mencoba.

Pesan kedua legislator tersebut menjadi bagian penting dari Summit Event Legislative DPM Unri. Kemandirian mahasiswa tidak hanya dipandang sebagai kemampuan untuk menghasilkan pendapatan, tetapi juga sebagai keberanian menciptakan peluang, membangun usaha, dan mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan ekonomi di tengah masyarakat.