NADIKABAR.COM — Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin meminta pemerintah mempertimbangkan secara proporsional rencana pengaturan, termasuk pelarangan bahan tambahan dan varian rasa pada produk tembakau.
Zainul dalam keterangan di Jakarta, Rabu menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan regulasi agar tidak menimbulkan efek domino, seperti meningkatnya peredaran rokok ilegal yang berpotensi mengurangi penerimaan cukai tanpa secara signifikan menurunkan jumlah perokok.
"Jangan sampai maksud baik pemerintah untuk mengurangi prevalensi rokok justru menyuburkan rokok ilegal. Kalau (peraturan) hanya menambah jumlah peredaran rokok ilegal, potensi pendapatan pemerintah dari cukai rokok jadi berkurang. Jumlah perokok tetap tinggi, pendapatan negara malah turun," katanya.
Ia menilai perlu kejelian dalam membedakan jenis dan fungsi bahan tambahan yang digunakan dalam produk tembakau. Menurutnya, tidak seluruh bahan tambahan dapat diperlakukan dengan pendekatan regulasi yang sama.
Zainul juga menanggapi temuan Litbang Kompas yang menyebut 90 persen responden yang menilai terdapat kemungkinan masyarakat beralih mengonsumsi rokok ilegal apabila rokok dengan varian rasa dilarang.