Menurut Andreas, akses terhadap manfaat ekonomi dari perdagangan karbon perlu dibuka lebih luas agar tidak hanya dinikmati perusahaan besar.

Komunitas yang selama ini menjaga hutan, mangrove, dan ekosistem pesisir harus memiliki kesempatan untuk memperoleh dampak positif dari kontribusi menjaga lingkungan.

Ia berharap CMC Tiga Warna menjadi salah satu pelopor model perdagangan karbon berbasis komunitas di Indonesia.

"Kalau ini sudah bisa terwujud maka akan dijadikan model atau direplikasikan untuk yang lainnya," tuturnya.