"Ada juga Rantang Kasih, yakni pemberian makanan bergizi setiap hari bagi lansia miskin yang hidup sebatang kara. Selain itu, bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah juga terus disalurkan untuk meringankan beban masyarakat," ucapnya.
Setelah berupaya untuk mengurangi beban pengeluaran melalui bantuan sosial, pemerintah daerah juga melanjutkan strategi penanggulangan kemiskinan dengan meningkatkan keberdayaan dan pendapatan masyarakat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui sejumlah program pemberdayaan ekonomi, seperti UMKM Naik Kelas, Warung Naik Kelas (Wenak), pembebasan retribusi pedagang pasar daerah, hingga fasilitasi ongkos kirim gratis bagi UMKM.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, strategi ketiga difokuskan pada upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan akses pendidikan dan pemberian beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta penyediaan pelatihan keterampilan untuk memperluas kesempatan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi.
"Mereka kita dorong mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas melalui beasiswa. Ada juga program Banyuwangi Ayo Kursus, berupa pelatihan keterampilan gratis dan bantuan alat usaha bagi alumni SMK maupun peserta pelatihan agar bisa berwirausaha," tutur Ipuk.