"Bagi ANTAM, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Karena itu, ketika terjadi kondisi kedaruratan di sekitar wilayah operasi, kami berkomitmen untuk hadir, bergerak cepat, dan berkolaborasi dalam penanganannya," ujar Untung dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).
Untung pun ikut hadir langsung di lokasi untuk meninjau proses penanganan serta memastikan kesiapan personel dan dukungan perusahaan di lapangan. Tim Emergency Response Group (ERG) ANTAM dan PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), serta ERG dari Grup MIND ID telah bergerak aktif melakukan penyisiran, penyemprotan, pembasahan area, serta memadamkan titik-titik api dan mencegah penyebaran lebih luas.
Penanganan dilakukan secara terpadu bersama Grup MIND ID, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Pemerintah dan Masyarakat Peduli Api, serta berbagai pihak terkait lainnya.