"Tidak ada satu negara atau organisasi pun yang dapat menghadapi tantangan-tantangan tersebut sendirian," tegas dia.
Dalam upacara pembukaan, Presiden Xinhua Fu Hua mengatakan kantor berita nasional Tiongkok tersebut sedang mengembangkan agen AI bernama "Xinhua Yudian".
"Mesin produksi konten cerdas tersebut mendukung lebih dari 100 fungsi, termasuk kegiatan peliputan dan penyuntingan, produksi konten, pengembangan kreativitas, yang dapat memperbarui diri setiap hari, dari hari ke hari, dan terus melakukan pembaruan," kata Fu Hua.
Ia menyebut media harus secara aktif merangkul teknologi baru yang hadir dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
"Kita harus memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemampuan peliputan dan penyuntingan berita. Kita harus menggabungkan standar-standar dasar dengan berbagai faktor yang dibawa oleh perkembangan teknologi," jelas Fu Hua.
Abdul Hakim telah bertemu Fu Hua pada Kamis (5/11). Dalam acara tersebut, Abdul Hakim juga bertemu dengan Direktur Jenderal Kantor Berita Mongolia MONTSAME Enkh-Orshikh Khurlee, Menteri Informasi Lebanon Paul Morcos, CEO Voice of Nigeria Jibrin Baba Ndace, Direktur Polish Media Association Marek Traczyk.
"World Media Summit" (WMS) juga diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Kantor Berita Xinhua ke-95. Para delegasi juga akan mengunjungi sejumlah lokasi di Beijing di sela-sela penyelenggaraan konferensi.
WMS pertama kali digagas pada 2009 dan telah menjadi salah satu wadah global penting bagi pertukaran dan kerja sama media tingkat tinggi.