Program pelatihan menulis tersebut diikuti setidak 200 ketua dan anggota tim periset penerima program BESTARI Saintek.

Menurutnya, apabila periset ingin menghadirkan tulisan berdampak maka diperlukan kejelasan sudut pandang atau penulis perlu menentukan posisi agar pembaca tahu apa yang sedang diperjuangkan.

Dirinya pun mengajak seluruh peserta pelatihan agar senantiasa memperdalam kemampuan menulis dan terus memublikasikan hasil riset untuk memperkaya wawasan masyarakat.