"Ini adalah bentuk komitmen kami para TO untuk menjaga kawasan Gunung Rinjani. Kami siap siaga. Istilahnya, sedia payung sebelum hujan," ujar Munawir.

"Ini bukan karena aturan dari TNGR, tetapi ini adalah kesadaran kolektif dari asosiasi dan forum pelaku jasa wisata," imbuhnya.

Munawir menjelaskan kewajiban membawa Apar mulai diterapkan bulan ini. Pendakian di Gunung Rinjani dibuka terbatas hingga musim hujan tiba. Apabila musim kemarau masih berlanjut, aturan membawa Apar ini akan tetap diberlakukan.