"Tetap kita siapkan beberapa personel di perbatasan, kemudian di stasiun, kemudian di beberapa titik yang kita antisipasi tujuannya kita hanya mengantisipasi terutama pelajar-pelajar yang terprovokasi bang," ucapnya.

Dia mengatakan langkah tersebut dilakukan karena sebagian pelajar masih berusia di bawah umur. Pihaknya mengimbau para pelajar agar tak mengikuti aksi penyampaian pendapat di muka umum.

"Secara aturan kan mereka masih di bawah umur yang tidak boleh mengikuti kegiatan penyampaian-penyampaian pendapat di muka umum," imbuhnya.