NADIKABAR.COM — Antrean pasien di RS Mangusada Badung menjadi sorotan DPRD Badung. Komisi IV meminta manajemen rumah sakit menambah jam pelayanan poliklinik hingga malam serta membuka layanan pada Sabtu dan Minggu untuk mengurai antrean yang panjang.
"Mengenai poliklinik yang daftar antreannya terlalu panjang, kami harapkan manajemen merancang pelayanan Sabtu, Minggu, bahkan sore hari di hari kerja, serta mendalami indikasi adanya dokter yang juga melayani di rumah sakit swasta," tutur Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan kajian internal, kunjungan pasien rawat jalan di RSD Mangusada mencapai sekitar 19.300 orang per bulan. Durasi tunggu layanan poliklinik berkisar 23-34 menit.
Selain rawat jalan, antrean juga terjadi di UGD. Pasien disebut harus menunggu hingga 8 jam untuk mendapatkan kamar akibat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) naik dari 54 persen menjadi 70 persen.
Kondisi itu diperparah keterlambatan kepulangan pasien karena menunggu jemputan keluarga.