"Kenapa tidak bisa di Sabtu juga dibuka, misalnya dokter penyakit dalam ada lima (dokter) atau jantung ada empat, kan bisa liburnya diatur di hari tertentu yang penting jumlah jam kerja seminggu terpenuhi," ujar Bagus.
Menurutnya, status RSD Mangusada sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan tenaga dan operasional rumah sakit.
"Lewat fleksibilitas BLUD juga bisa dibuka poli tambahan malam hari, nanti kita koordinasi ke BKPSDM untuk penyesuaian absensi," katanya.
Direktur RSD Mangusada I Wayan Darta mengatakan pihaknya menyiapkan penambahan ruang layanan dan tenaga medis. Salah satunya dengan mengoptimalkan Paviliun untuk membuka poli eksekutif pada malam hari.
"Kami mau optimalkan nanti di Paviliun untuk membuka poli eksekutif, jadi masyarakat sesuai penjelasan Pak Kadis bisa berobat malam hari memakai BPJS. Kami masih berproses melengkapi SDM dan sudah mengajukan formasi rekrutmen ke Pak Bupati," kata Darta.