Komisi IV DPRD Badung menilai lamanya antrean pendaftaran poliklinik juga berkaitan dengan jam praktik dokter spesialis. Dewan meminta jajaran direksi menyiapkan langkah konkret, termasuk melalui pembentukan unit edukasi internal.
Di sisi lain, penambahan jam pelayanan dinilai perlu diikuti penambahan tenaga medis agar tidak membebani personel yang ada.
"Ya, kami akan minta agar bisa tambah di bidang pelayanan dan kemungkinan untuk merekrut tenaga baru," pungkas politikus PDIP asal Kuta itu.
Dorongan penambahan jam layanan muncul setelah masyarakat mengeluhkan keterbatasan kuota pendaftaran melalui aplikasi daring. Sebagian besar poliklinik spesialis disebut penuh hingga beberapa hari ke depan.
Kepala Dinas Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita mengatakan pengaturan jam kerja dan jadwal piket dokter spesialis dapat menjadi solusi agar poli tetap buka pada akhir pekan.