Misalnya, seseorang sedang menghadapi masalah pekerjaan. Awalnya ia stres karena banyak tugas yang harus diselesaikan.

Setelah beberapa hari, pikirannya mulai terus memikirkan kemungkinan gagal. Bahkan ketika sudah berada di rumah dan tidak sedang bekerja, kekhawatiran tersebut tetap muncul.

Dalam kondisi seperti ini, stres dan kecemasan bisa saling berkaitan.

Itulah mengapa membedakan keduanya tidak selalu sesederhana mencari satu gejala tertentu.

Bagaimana membedakannya dalam kehidupan sehari-hari?

Ada cara sederhana untuk melihat perbedaannya.

Jika pikiran sedang penuh karena ada banyak persoalan yang harus diselesaikan, tetapi perlahan menjadi lebih tenang setelah masalah tersebut ditangani, kemungkinan besar kita sedang menghadapi tekanan atau stres sehari-hari.

Jika tubuh dan pikiran terus berada dalam kondisi tegang karena tekanan tertentu, terutama ketika tekanan tersebut berlangsung cukup lama, stres bisa menjadi persoalan yang perlu lebih diperhatikan.

Sementara itu, jika rasa khawatir terasa berlebihan, sulit dikendalikan, terus muncul meski tidak ada ancaman yang jelas dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, ada baiknya membicarakannya dengan tenaga profesional.

Tentu saja, pembagian tersebut bukan alat untuk mendiagnosis diri sendiri. Kondisi setiap orang bisa berbeda dan gejalanya dapat saling tumpang tindih.

Apa yang bisa dilakukan ketika pikiran mulai terlalu penuh?

Untuk stres atau kecemasan ringan, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu.

WHO menyarankan sejumlah cara untuk mengelola stres, seperti menjaga rutinitas tidur, tetap aktif secara fisik, mengatur waktu untuk beristirahat, berbicara dengan orang yang dipercaya dan menggunakan teknik relaksasi.

Tidak kalah penting, coba bedakan mana masalah yang memang perlu diselesaikan sekarang dan mana yang sebenarnya baru berupa kemungkinan di masa depan.

Ketika kepala terasa penuh, menuliskan hal-hal yang sedang dipikirkan juga bisa membantu membuat persoalan terlihat lebih jelas. Dari sana, kita dapat menentukan mana yang bisa dilakukan hari ini dan mana yang memang belum bisa dikendalikan.

Namun, jika stres atau kecemasan terus berlangsung, semakin berat atau mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional merupakan langkah yang wajar.