NADIKABAR.COM — Petir bukan sekadar kilatan cahaya yang muncul saat hujan deras. Sambaran petir membawa energi listrik yang sangat besar dan dapat menyebabkan cedera serius ketika mengenai manusia.

Meski terdengar menakutkan, tidak semua orang yang tersambar petir meninggal dunia. Banyak korban dapat bertahan hidup, tetapi tetap berisiko mengalami berbagai cedera, mulai dari gangguan jantung, masalah sistem saraf, luka bakar, hingga gangguan pada mata dan pendengaran.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat sekitar 10 persen orang yang tersambar petir meninggal dunia, dengan henti jantung sebagai salah satu penyebab kematian yang paling umum.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh manusia ketika tersambar petir?

Salah satu dampak paling serius dari sambaran petir adalah gangguan pada jantung.

Arus listrik dari petir dapat mengganggu sistem kelistrikan jantung dan menyebabkan henti jantung. Dalam kondisi tertentu, gangguan irama jantung juga dapat terjadi.

Karena jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh, kondisi tersebut dapat dengan cepat mengancam nyawa jika tidak segera mendapatkan pertolongan.

Itulah sebabnya korban sambaran petir yang tidak bernapas atau tidak memiliki denyut nadi membutuhkan pertolongan segera, termasuk resusitasi jantung paru atau CPR.

2. Sistem saraf bisa mengalami gangguan

Petir juga dapat memberikan dampak besar pada sistem saraf karena arus listrik dapat memengaruhi otak dan saraf.

Menurut National Weather Service, cedera akibat petir terutama dapat melibatkan sistem saraf, termasuk otak dan saraf tepi.

Korban yang selamat dapat mengalami berbagai gejala seperti sakit kepala, pusing, kebingungan, gangguan keseimbangan, masalah ingatan, hingga kesulitan berkonsentrasi.

Pada sebagian penyintas, gangguan neurologis juga dapat bertahan lebih lama dan memerlukan penanganan medis.

Sambaran petir juga dapat menyebabkan luka pada kulit. Namun, menurut National Weather Service, luka bakar berat bukan merupakan jenis cedera yang paling umum akibat sambaran petir.