Dalam kondisi tersebut, terutama jika asupan cairan juga kurang, feses dapat menjadi lebih keras dan buang air besar menjadi kurang lancar.
Tetapi, sekali lagi, bukan berarti makan satu porsi mi instan otomatis menyebabkan sembelit.
Pengaruhnya lebih berkaitan dengan pola makan secara keseluruhan. Jika seseorang makan mi instan sesekali tetapi tetap rutin mengonsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan cukup minum, kondisinya tentu berbeda dengan orang yang hampir setiap hari mengandalkan mi instan dan jarang mengonsumsi sumber serat.
Pada orang yang memiliki gangguan pencernaan tertentu, efeknya juga bisa terasa berbeda. Sebuah penelitian pada orang dewasa Korea dengan sindrom iritasi usus besar atau IBS, misalnya, menemukan bahwa mi instan termasuk makanan yang cukup sering dilaporkan memicu gejala. Penelitian tersebut mengaitkannya dengan karakteristik makanan yang tinggi lemak dan mengandung gluten, tetapi hasilnya tetap perlu dipahami dalam konteks kondisi masing-masing individu.
Membahas efek mi instan terhadap usus bukan berarti seseorang harus menghindarinya sepenuhnya.
Mi instan tetap bisa menjadi bagian dari pola makan, terutama jika dikonsumsi sesekali dan dilengkapi dengan bahan makanan lain.
Cara sederhananya adalah menambahkan sayuran dan sumber protein seperti telur, ayam, ikan atau tahu. Buah juga dapat dikonsumsi pada waktu makan yang berbeda untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.
Porsi dan frekuensi konsumsi juga perlu diperhatikan. Jika mi instan sudah menjadi menu hampir setiap hari, ada baiknya mulai menggantinya secara berkala dengan makanan yang lebih beragam.
Konsumsi mi instan sesekali tidak serta-merta membuat usus bermasalah. Namun, jika mi instan terlalu sering menggantikan makanan kaya serat dan pola makan menjadi kurang beragam, kebutuhan sistem pencernaan dan mikrobiota usus bisa tidak terpenuhi secara optimal.
Jadi, yang perlu diperhatikan bukan sekadar "boleh atau tidak makan mi instan", tetapi apa yang dimakan bersama mi instan, seberapa sering dikonsumsi, serta bagaimana pola makan sehari-hari secara keseluruhan.