NADIKABAR.COM β Godzilla kembali ke layar lebar lewat film terbarunya Minus Zero. Film tersebut melanjutkan kisah dari pendahulunya, Godzilla Minus One, dengan mengambil latar dua tahun setelah Jepang luluh lantak akibat perang.
Godzilla Minus Zero masih digarap Takashi Yamazaki dan hadir sekitar tiga tahun setelah Minus One sukses secara box office dan ulasan kritikus hingga membawa pulang Piala Oscar.
Sekuelnya kini pun telah memecahkan rekor box office sebagai film live-action dengan debut terbesar sepanjang sejarah box office Jepang.
Sehingga, banyak yang mempertanyakan apakah Yamazaki menyelipkan kisi-kisi untuk melanjutkan cerita ke film ketiga.
Tidak, Godzilla Minus Zero tidak punya post-credits atau mid-credits scene sama sekali. Ketika bagian credits bergulir, itu sudah menjadi tanda bahwa film benar-benar berakhir.
Latar cerita mengambil alur pada 1949 atau tepatnya dua tahun setelah kehancuran masif yang meluluhlantakkan Tokyo di film pertama.
Jepang yang porak-poranda setelah Perang Dunia II dikisahkan masih berjuang keras merajut sisa-sisa kehidupan di tengah proses rekonstruksi negara yang berjalan lambat.
Di tengah situasi yang masih serba sulit itu, mantan pilot kamikaze KΕichi Shikishima (Ryunosuke Kamiki) berusaha menjalani hidup tenang.
Ia kini membesarkan anak angkatnya, Akiko, bersama Noriko Εishi (Minami Hamabe) yang secara ajaib berhasil selamat dari tragedi serangan Tokyo sebelumnya.
Namun, kedamaian yang baru saja mekar itu mendadak sirna saat malapetaka baru kembali menerjang. Entitas purbakala nan mengerikan yang dikenal sebagai King Ghidorah alias Monster Zero mendadak muncul dan meratakan berbagai kota.
Kehadiran King Ghidorah pun menimbulkan kehancuran parah di kawasan Matsumoto. Ghidorah pun menjadi ancaman baru karena begitu sulit dibunuh. Alih-alih mati, ia malah berevolusi.
Situasi yang membuat manusia putus asa itu membuat para ahli kepikiran mengadu Ghidorah dan Godzilla untuk mengakhiri permasalahan.
Godzilla Minus Zero tayang 4 November di bioskop Indonesia.