NADIKABAR.COM — Madu kerap dianggap sebagai pemanis alami yang lebih sehat dibandingkan gula pasir. Rasanya yang khas dan kandungan senyawa antioksidan membuat madu sering dipilih sebagai alternatif untuk mempermanis minuman maupun makanan. Namun, apakah madu benar-benar lebih baik bagi penderita diabetes?

Jawabannya, belum tentu. Meskipun berasal dari sumber yang berbeda, madu dan gula pasir sama-sama mengandung gula sederhana yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Karena itu, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsi madu, meskipun produk tersebut dikenal alami.

Madu dan gula pasir sama-sama dapat meningkatkan gula darah

Menurut Mayo Clinic, mengganti gula pasir dengan madu tidak memberikan keuntungan yang berarti dalam pengaturan pola makan penderita diabetes. Keduanya tetap dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

Gula pasir terutama mengandung sukrosa, sedangkan madu terdiri atas campuran gula, terutama fruktosa dan glukosa. Komposisi tersebut membuat rasa manis dan respons tubuh terhadap keduanya dapat berbeda.

Namun, perbedaan komposisi ini bukan berarti madu bebas risiko bagi penderita diabetes. Jumlah karbohidrat yang dikonsumsi tetap perlu diperhitungkan untuk membantu menjaga kadar gula darah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga memasukkan madu dan gula meja sebagai sumber karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan gula darah dengan cepat.