3. Mengurangi risiko kulit kering jika dilakukan dengan tepat
Mandi membantu membersihkan kulit, tetapi penggunaan air terlalu panas dan sabun yang terlalu keras dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.
Karena itu, mandi malam sebaiknya dilakukan menggunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun lembut. Setelah mandi, penggunaan pelembap dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.
4. Berpotensi membuat kulit kering dan iritasi
Mandi malam bukan penyebab langsung kulit kering. Namun, kebiasaan mandi terlalu lama, menggunakan air panas, atau menggosok kulit terlalu kuat dapat merusak lapisan pelindung kulit.
Orang yang memiliki kulit sensitif atau mengalami eksim perlu lebih berhati-hati. Gejala yang dapat muncul antara lain kulit terasa tertarik, gatal, bersisik, kemerahan, hingga iritasi.
5. Dapat mengganggu kenyamanan tidur jika air terlalu panas
Mandi air hangat dapat membantu sebagian orang lebih mudah tidur. Sebaliknya, mandi dengan air terlalu panas atau terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat tubuh merasa tidak nyaman.
Oleh karena itu, suhu dan waktu mandi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Tidak perlu memaksakan mandi air panas jika justru membuat tubuh terasa gerah atau sulit beristirahat.
Cara aman mandi malam agar tetap sehat
Agar kebiasaan mandi malam tidak menimbulkan masalah pada kulit maupun mengganggu waktu istirahat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Gunakan air hangat suam-suam kuku
Hindari air yang terlalu panas karena dapat menghilangkan minyak alami kulit dan memicu kekeringan.
Usahakan mandi sekitar lima hingga 10 menit. Durasi yang terlalu lama dapat membuat kulit kehilangan kelembapan.