NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat tembus US$ 113 hingga US$ 114 per barel.

"Meskipun dalam beberapa hari ini agak agak turun ya, tapi pernah US$ 113 bahkan US$ 114 (per barel), dan ini memberikan kita harus melakukan kesiapsiagaan untuk APBN-nya," ujar Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Meski begitu, menurutnya kenaikan harga minyak ini turut memicu kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi ini membuat instrumen SBN dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) secara umum masih diminati oleh investor asing.