Suahasil menegaskan pemerintah terus menjaga kredibilitas APBN. Ia juga berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat melalui instrumen APBN.

"Angka-angkanya kita jaga sehingga dapat dipercaya bahwa APBN ini adalah APBN yang mengumpulkan uang dari rakyat namun juga belanjanya kembali lagi kepada masyarakat Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Suahasil menyebut pendapatan negara hingga akhir September 2026 mencapai Rp 2.341,5 triliun, atau 74,2% dari target tahun ini.