NADIKABAR.COM — Apple dikabarkan tengah mencari insinyur sistem modem seluler 6G untuk mengerjakan pengembangan sistem di iPhone sejalan dengan rencana mereka untuk merilis teknologi tersebut di 2030.

Macrumors pada Selasa (20/10) waktu setempat melaporkan bahwa insinyur tersebut bakal mengerjakan inovasi untuk "mendefinisikan dan membangun generasi teknologi seluler berikutnya" seiring transisi perusahaan ke 6G.

Salah satu yang bakal dikerjakan oleh insinyur itu adalah modem 6G yang harusnya melanjutkan kesuksesan model 5G yang sudah ada di iPhone.

Apple diketahui telah mempersiapkan peluncuran standar 6G sejak 2020 meski konektivitas tersebut masih dalam tahapan pengembangan.

Di AS saja, pita spektrum untuk konektivitas 6G belum ditetapkan dan persyaratan kinerja resmi dari 6G belum akan disetujui secara formal hingga akhir 2026.

Tujuan pengembangan konektivitas 6G meliputi kecepatan unggah data yang lebih cepat, latensi yang lebih rendah, dan efisiensi daya yang lebih baik.

Sebenarnya hal-hal tersebut sudah ditemukan lewat konektivitas 5G dan banyak digunakan untuk internet rumah, namun kemungkinan potensi-potensi tersebut akan diperluas dengan 6G.

Perusahaan-perusahaan teknologi seperti Apple, Qualcomm, Nokia, Samsung, dan Ericsson saat ini diketahui sedang berkejaran melakukan riset 6G.

Apple sendiri termasuk anggota pendiri Next G Alliance, sebuah kelompok industri yang didirikan oleh Alliance for Telecommunications Industry Solutions (ATIS) untuk memajukan 6G di Amerika Utara.

Penerjemah: Livia Kristianti