NADIKABAR.COM — Apple kembali memancarkan peringatan keamanan tingkat tinggi (threat notification) kepada para pengguna iPhone di 110 negara. Peringatan darurat ini dikirimkan setelah Apple mendeteksi adanya upaya peretasan berbasis mercenary spyware canggih yang menyasar individu-individu tertentu secara spesifik.
Peringatan keamanan ini pertama kali diungkap oleh peneliti siber, Costin Raiu, yang mencatat bahwa gelombang ancaman kali ini terpisah dari insiden serupa pada Agustus lalu. Serangan siber ini dilaporkan menyasar jurnalis, pembuat film dokumenter, aktivis, diplomat, hingga anggota parlemen (seperti anggota Bundestag di Jerman).
Berbeda dari kejahatan phishing massal, peretasan mercenary spyware ini bekerja secara sangat spesifik dan canggih: