NADIKABAR.COM — Apple mengumumkan kemitraan baru dan perluasan kemitraan dengan dua perusahaan manufaktur di AS untuk komponen dan material dua ponsel unggulannya yakni iPhone Duo dan iPhone 18 Pro.

Dari pengumuman kemitraan tersebut, Apple menyatakan kini sudah ada sebanyak 100 komponen untuk iPhone Duo dan iPhone 18 Pro yang dibuat di negeri asalnya tersebut.

Laporan Macrumors, Selasa (20/10) waktu setempat, mengungkapkan bahwa dua perusahaan tersebut ialah Perryman dan Qnity Electronics.

Apple diketahui menginvestasikan dana senilai 600 miliar dolar AS (sekitar Rp10,79 kuadriliun) untuk manufaktur dan inovasi hingga akhir 2029 khusus untuk AS. Kemitraan dengan dua perusahaan manufaktur itu menjadi bagian dari investasi tersebut.

Adapun bersama Perryman, kemitraan yang sudah ada kini diperluas dengan nilai modal hingga 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,7 triliun) untuk tiga tahun ke depan. Perryman bakal memproduksi bahan titanium yang digunakan dalam casing iPhone Duo.

Sementara untuk Qnity, perusahaan yang berbasis di Delaware itu akan memproduksi "film canggih" untuk sistem kamera aperture variabel di model iPhone 18 Pro.

"Kecerdasan Amerika sangat penting bagi semua produk kami, mulai dari titanium yang dibuat untuk iPhone Duo hingga inovasi kamera terobosan di iPhone 18 Pro," kata Kepala Operasional Apple Sabih Khan.

Lebih lanjut ia menyatakan, "Kami bangga bekerja sama dengan Perryman dan Qnity Electronics untuk terus memperluas Program Manufaktur Amerika kami dan mendukung lapangan kerja di AS."

Apple menyatakan bahwa pada akhir tahun 2026, semua kaca pelindung untuk semua model iPhone dan Apple Watch yang dijual di seluruh dunia akan diproduksi oleh Corning di Kentucky.

CEO Apple John Ternus turut menyoroti pengumuman manufaktur AS ini dalam sebuah unggahan di X menunjukkan komitmen perusahaannya terhadap pengembangan lapangan kerja dan inovasi teknologi di Negeri Paman Sam.

Penerjemah: Livia Kristianti