NADIKABAR.COM — Apple disebut tengah mengeksplorasi rencana untuk kembali ke pasar server komersial dengan mengembangkan server kecerdasan buatan (AI) yang ditenagai chip masa depan M8 Ultra. Proyek server yang ditujukan untuk tugas AI inference skala korporat ini berpotensi mengadopsi teknologi jaringan Nvidia, meski perilisannya diperkirakan paling cepat baru terealisasi pada 2029.

Berdasarkan laporan The Information, Apple mempertimbangkan varian server yang memuat dua hingga empat chip M8 Ultra sekaligus:

Langkah Apple merambah pasar server dipicu oleh melonjaknya adopsi chip Apple Silicon di kalangan perusahaan pengembang AI:

Jika proyek ini resmi diluncurkan, ini akan menjadi langkah perdana Apple kembali ke pasar infrastruktur enterprise sejak menghentikan lini server Xserve pada 2011 silam, demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Minggu (20/9/2026).

Saat ini, Apple sebenarnya telah mengoperasikan server berbasis Apple Silicon secara mandiri melalui infrastruktur Private Cloud Compute (PCC) untuk memproses permintaan Apple Intelligence. Namun, fasilitas PCC tersebut bersifat tertutup dan tidak dijual maupun disewakan kepada pihak luar.

Kendati berpotensi besar, proyek server AI Apple ini membentur sejumlah tantangan industri: