NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Dia tidak hanya meminta api agar segera dipadamkan, Prabowo juga memerintahkan agar warga dan satwa liar terdampak dari kebakaran hutan mendapat perlindungan.
Hal itu disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Dalam kunjungan tersebut, dia mengecek sejumlah fasilitas, mulai dari klinik, kandang hingga melihat langsung orang utan yang tengah menjalani perawatan.
Raja Juli mengatakan Prabowo memiliki perhatian terhadap kelestarian satwa liar, khususnya gajah dan orang utan. Karena itu, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api.
"Pak Prabowo Subianto, secara personal beliau adalah pecinta satwa liar ya. Beberapa satwa liar yang dicintai itu gajah dan orang utan ya. Jadi beliau juga memerintahkan ya, kepada saya, untuk padamkan karhutlanya, segera mungkin," ujarnya.
Menurut dia, arahan Presiden mencakup tiga hal yang harus berjalan bersamaan, yakni pemadaman karhutla, perlindungan masyarakat, serta penyelamatan satwa liar yang terdampak.
Untuk masyarakat, perlindungan dilakukan dengan memastikan penggunaan masker hingga kesiapan fasilitas kesehatan menghadapi dampak asap. Sementara untuk satwa liar, tim melakukan penyelamatan atau rescue terhadap hewan yang terdampak kebakaran.