Fadli menyebut penetapan Hari Kebudayaan menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang menyatukan bangsa Indonesia.

"Saya berharap perayaan Hari Kebudayaan dapat semakin mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan, termasuk arak-arakan keberagaman yang menampilkan tradisi dan ekspresi budaya daerah. Partisipasi generasi muda dinilai penting agar warisan budaya tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya," ungkap Fadli.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi berharap Kementerian Kebudayaan dapat mendukung penelitian dan penulisan sejarah Melayu, inventarisasi manuskrip, serta dokumentasi tradisi dan pengetahuan budaya agar dapat diwariskan ke generasi berikutnya.

"Semoga dalam peringatan Hari Kebudayaan ini semakin memperkuat persaudaraan, menjaga kekayaan tradisi, dan memberikan manfaat nyata bagi pemajuan kebudayaan di Provinsi Riau," pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir pada kesempatan ini antara lain, Anggota DPD RI, Abdul Hamid; Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayudha; Direktur Warisan Budaya, Agus Widiatmoko; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Kristanto Januardi.