NADIKABAR.COM — Penyesalan ENR (32), perempuan pengemudi Mitsubishi Outlander yang mengemudi setelah menghadiri pesta dan dalam kondisi terpengaruh alkohol, datang setelah kecelakaan yang ditimbulkannya menewaskan RPK (25), warga Surabaya. ENR sempat mengaku panik dan berusaha meninggalkan lokasi setelah lebih dulu menabrak taksi listrik.
Kini, ENR telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polrestabes Surabaya. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan, sementara pertemuan ENR dengan keluarga RPK masih menunggu kondisi keluarga korban yang tengah berduka.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon N A mengatakan ENR telah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.
"(Tersangka) sudah ditahan," ujar Sulthon saat dikonfirmasi NadiKabar, Kamis (27/8/2026).
ENR saat ini ditahan di ruang tahanan Polrestabes Surabaya.
"Berada di ruang tahanan Polrestabes Surabaya," tegasnya.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelum kecelakaan, ENR diketahui baru pulang dari sebuah pesta.
Saat diperiksa polisi, ENR mengakui dirinya mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, dia mengaku tidak mengingat secara detail jumlah minuman yang dikonsumsinya.
"Pesta. Dari tempat pesta," kata ENR saat ditanya dari mana dirinya sebelum kecelakaan.
Ketika ditanya mengenai jumlah alkohol yang diminum, ENR menjawab:
"Enggak, 7 gelasan, 1/4 gelas," ujarnya.
Hasil pemeriksaan polisi kemudian menunjukkan ENR positif mengonsumsi alkohol. Kadar alkohol dalam tubuhnya disebut mencapai 1,06 persen.
"Kadar alkohol dalam tubuhnya 1,06%. (Kejadian) setelah (tersangka) pulang dari acara tempat hiburan di sekitaran," ujar Sulthon, Senin (24/8/2026).
Saat itu ENR mengemudikan Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari. Ketika berbelok ke kiri, ENR kehilangan konsentrasi hingga menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan hilangnya konsentrasi tersebut dipengaruhi konsumsi alkohol.
"Saat berbelok ke kiri, ENR kehilangan konsentrasi. Mobilnya kemudian menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan," ujar Galih, Senin (24/8/2026).
Alih-alih berhenti setelah menabrak taksi, ENR justru melanjutkan perjalanan. Dia mengaku panik karena takut diamuk massa yang mengejarnya.