NADIKABAR.COM — Kreator konten sekaligus aktor Aron Ashab mengejutkan publik setelah kembali muncul di Instagram pada 14 Oktober 2026. Ia mengaku menjadi korban penculikan, penyekapan, hingga penyiksaan.

Penasihat hukumnya, Sunan Kalijaga, mengungkap Aron diduga dibawa secara paksa dan dikurung selama enam bulan di sebuah tempat yang belum diketahui secara pasti. Sunan menyebut dugaan tersebut perlu ditelusuri, terutama terkait alasan Aron dibawa ke lokasi itu tanpa mengetahui kesalahannya.

"Ya itu makanya. Dia sih ngerasanya ya dia dibawa. Jadi gini loh, ketika kita dirampas kemerdekaannya, tanpa kita mengetahui apa salah kita, tanpa adanya putusan hukum yang inkracht, kan kita bingung gitu loh, salah kita apa? Main dibawa, ditaro, istilahnya di situ dibina di situ. Nah itu yang menjadi persoalan. Ini bisa dikategorikan memang penculikan," kata Sunan Kalijaga di Puri Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (16/10/2026).

"Karena memang tanpa ada alasan, orang diambil dengan paksa, ditaruh di satu tempat tidak boleh ke mana-mana. Itu artinya merampas kemerdekaan seseorang, gitu loh. Kalau di pasal yang dulu itu masuknya pasal 333, merampas kemerdekaan orang," lanjutnya.

Sunan juga mengungkap dugaan kekerasan yang diceritakan Aron selama berada di tempat tersebut. Dikabarkan Aron diminta salat hingga 120 rakaat selama menjalani pembinaan.

"Ya hal-hal yang mungkin nggak sepantasnya ya gitu ya. Ada kekerasan gitu lho. Makanya dia bilang, 'Bang, aku juga ditunggu sama Bang Densu' katanya. Saya bilang, 'Silakan kamu cerita, tapi jangan yang tidak sesuai dengan fakta. Bicara apa yang kamu alami sesungguhnya, seperti apa. Dan kamu bisa pertanggungjawabkan' saya bilang gitu," ungkap Sunan.

Ia mengaku belum mengetahui secara lengkap kronologi saat Aron dibawa ke lokasi tersebut. Sunan mengatakan pertemuannya dengan Aron di sebuah restoran di kawasan Senayan pada malam sebelumnya berlangsung singkat.

"Nah saya masih agak kurang jelas itunya tuh. Karena tadi malam juga kan kita ketemu di satu restoran di bilangan Senayan, itu kan berisik ya. Cuma saya nangkep itu garis besarnya saja. Wah kalau memang seperti itu, ya ini harus ditelusuri gitu lho, atas dasar apa Aron diambil," tuturnya.

Sunan juga ingin mengetahui alasan Aron dibawa dan tidak diperbolehkan keluar selama enam bulan.