NADIKABAR.COM — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan makin tebal pada Kamis (22/10) pagi.

Seluruh jalan perkotaan ditutupi kabut asap tebal, bahkan jarak pandang sangat terbatas. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu sejak pagi hari.

Pantauan di lapangan, kabut asap semakin hari semakin tebal. Kualitas udara juga semakin tidak sehat, warga mengeluh mata perih, sesak napas, hingga batuk disertai flu.