"Satgas Darat berhasil memadamkan yang luas. Sisa kebakaran hari ini kalau tidak ada kebakaran yang baru, dipadamkan oleh Satgas Darat sebetulnya itu sudah bisa selesai," kata Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Pontianak, Jumat (4/9/2026) malam.

Suharyanto menjelaskan tantangan terbesar berada di lahan gambut. Api dan bara dapat bertahan di bawah permukaan sehingga pemadaman tidak cukup hanya mengandalkan water bombing dari udara. Karena itu, pasukan di darat diperkuat untuk memastikan titik api hingga bara di dalam lahan benar-benar padam.

"Sehingga tetap tumpuannya adalah di Satgas Darat untuk operasi penanganan karhutla ini. Satgas Darat ini memang menjadi tumpuan utama," tegasnya.