βKeputusan tidak hanya didasarkan pada satu indikator, tetapi juga mempertimbangkan informasi dan perkembangan kondisi di lapangan,β ujarnya.
Toni menegaskan BDR bukan berarti kegiatan pembelajaran dihentikan atau peserta didik diliburkan. Proses pembelajaran tetap berlangsung dari rumah dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan, guru, peserta didik, dan akses yang tersedia.
Pihaknya akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh kepala satuan pendidikan, koordinator wilayah bidang pendidikan, dan pengawas sekolah untuk membahas kondisi terkini di masing-masing wilayah.
βApabila kondisi sudah memungkinkan dan aman, tentu kita ingin pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan. Namun jika masih ada wilayah atau kelompok murid tertentu yang kondisinya belum memungkinkan, maka penyesuaian tetap akan dilakukan,β katanya.