NADIKABAR.COM — Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (20/10). Jembatan Ampera, bahkan hilang ditelan asap yang semakin pekat.

Jarak pandang di pusat kota hanya 20 meter. Asap pekat berbau sangit itu juga menutupi Sungai Musi. Mata perih dan napas sesak dirasakan warga sejak pagi.

Kondisi ini dirasakan Horijon (54), penarik becak yang sudah 20 tahun mangkal di bawah Jembatan Ampera. Horijon mengaku kian sulit menarik penumpang selama asap membekap Palembang.