"Kabut asap ini sangat pekat Pak, tarikan sepi, orang takut keluar rumah. Sehari cuma dapat 15 ribu, kadang pulang tanpa bawa uang buat anak di rumah," ujar Horijon.

Biasanya, Horijon bisa membawa pulang Rp100 ribu per hari untuk makan keluarga. Namun sejak kabut asap pekat seminggu terakhir, untuk mendapat Rp15 ribu kian susah.

Horijon bukan satu-satunya. Ribuan warga Palembang kini bertahan di tengah kabut asap dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dilaporkan tembus di atas 500 atau kategori berbahaya.