"Anak sekolah libur oleh kabut asap," kata Horijon.

Warga menilai operasi modifikasi cuaca dengan menebar dry ice yang dilakukan pemerintah hanya menghilangkan kabut sehari, lalu kabut datang lagi lebih pekat.

"Warga seperti kena prank. Sudah ditebar dry ice, hilang sehari, besoknya lebih tebal lagi," kata seorang warga.