NADIKABAR.COM — Asap tebal dari kebakaran lahan dan hutan (karhutla) tampak menyelimuti gunung Ciremai. Kebakaran sejak Senin (7/9) itu hingga kini masih belum bisa dipadamkan.

Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan TNGC, Eska Nata Suryana membenarkan adanya karhutla di wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan pemantauan drone, titik api pertama kali terpantau pada Senin (7/9) berupa kepulan asap di dua titik yakni Grid 19 M Blok Cileutik dan Simaung SPTN Wilayah I Kuningan, Resor Kecamatan Pasawahan.

Namun, hingga Selasa (8/9) api masih belum berhasil untuk dipadamkan. Upaya pemadaman api masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari TNGC, Manggala Agni TNGC, Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Mitra TNGC.

Karena masih dalam proses penanganan, Eska sendiri masih belum bisa memastikan berapa luas lahan yang terbakar di gunung Ciremai dan apa penyebab dari kebakaran tersebut.

"Saat ini masih ditangani oleh petugas TNGC bersama mitra terkait dan statusnya belum padam. Belum saat ini kita masih fokus upaya pemadaman supaya api tidak sampai menyebrang melewati jalan," tutur Eska, Selasa (8/9/2026).