Ia menambahkan, penguatan sinergi ini menjadi kunci utama agar kawasan Asia Tenggara semakin terhubung dakan respons darurat energi global.

"Pertamina menyambut baik kehadiran seluruh delegasi ASEAN di Bali. Pengalaman dan pengembangan teknologi yang kita miliki dapat berkontribusi secara signifikan terhadap ambisi bersama yang praktis dan saling menguntungkan," katanya.

Managing Director Petroleum Authority of Brunei Darussalam, Shamir Salahudin sepakat bahwa ketahanan energi penting bagi seluruh negara ASEAN, termasuk bagi Brunei yang merupakan negara pengekspor minyak.

Ia menilai, kolaborasi di regonal ASEAN diperlukan untuk memastikan setiap orang memiliki akses terhadap sumber energi yang handal.

"Tahun ini terdapat dinamika geopolitik yang signifikan, menjadi sangat penting bagi negara ASEAN dan perusahaan energi nasional masing-masing negara untuk saling berkolaborasi. Forum ini juga merumuskan kesepakatan bagaimana kami untuk bekerjasama dalam memastikan ketahanan energi di kawasan ASEAN," tutur Shamir.