NADIKABAR.COM — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperluas peluang konektivitas maritim antarnegara melalui penjajakan pembukaan lintasan penyeberangan internasional Dumai–Malaka yang menghubungkan Indonesia dan Malaysia.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ASDP dan Parameswara Ferry Terminal di Kantor Pusat ASDP sebagai landasan awal untuk mengkaji potensi pasar, kesiapan operasional, dan kelayakan pengembangan rute tersebut.
"Penjajakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas peluang konektivitas penyeberangan internasional melalui pendekatan yang terencana dan berbasis kajian," kata Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Malaysia H.E. Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, Atase Perhubungan RI Kuala Lumpur Sindu Rahayu, Koordinator Fungsi Ekonomi Fifi Afianita Firdaus, Atase Perdagangan RI Kuala Lumpur Aziza Rahmaniar Salam, Pengarah Eksekutif Parameswara Ferry Terminal (M) Sdn. Bhd., Datuk Shahrull Allam Shah bin Abdul Halim, Pengarah Operasi Parameswara Ferry Terminal (M) Sdn. Bhd.,MD Yusshalman Bin MD Yusof, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse, Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna, beserta jajaran manajemen ASDP lainnya.
Rio Lasse mengatakan Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi ASDP dan Parameswara Ferry Terminal untuk mengevaluasi potensi lintasan Dumai–Malaka secara menyeluruh.