"Sampai dengan 14 September minggu yang lalu, inflow accumulation itu Rp 140,7 triliun rupiah lewat SBN, lewat SRBI," sambungnya.

Suahasil menyampaikan, kondisi tersebut menunjukkan Indonesia mulai dipandang investor global sebagai salah satu tempat menempatkan dana ketika kondisi global sedang bergejolak. Kondisi ini kata Suahasil, harus di jaga dan dilanjutkan ke depannya. Ia juga berharap aliran modal asing juga semakin masuk melalui pasar modal.

"Yang menunjukkan bahwa perspektif dari global yang mulai melihat Indonesia sebagai tempat yang, wah ini kalau di globalnya lagi turbulent, kita masuk ke Indonesia," ujarnya.