Saat ini, keanggotaan IBMA dipelopori oleh 11 perusahaan pendiri yang berasal dari berbagai sektor dalam ekosistem emas, mulai dari perusahaan pertambangan, jasa keuangan, refinery dan manufaktur, ritel, trading, platform pasar, serta sektor logistik.
Selfie mengatakan, sebagai asosiasi yang baru terbentuk, IBMA membutuhkan dukungan pemerintah dan regulator untuk memperkuat ekosistem bullion nasional. Salah satu yang didorong adalah penyelarasan kebijakan atau policy alignment.
"Ada beberapa hal yang kami membutuhkan support, yang pertama adalah tentunya policy alignment, kita berharap adanya kebijakan-kebijakan yang disusun, yang mendukung dan juga kompetitif untuk kemajuan dari bullion ekosistem kita," tuturnya.