Astra juga menetapkan Ahmad Fahrezi sebagai penerima apresiasi bidang Lingkungan. Pengolah Limbah dan Petani Sirkular, dari Jawa Tengah ini mengolah limbah sayuran di pasar Cepogo, Boyolali, yang selama ini dibuang begitu saja menjadi pupuk yang memiliki nilai jual dan memulihkan kesuburan tanah dengan pendekatan bioteknologi.

Lewat Gumregah Nata Bumi, Ahmad mengolah sekitar 2 ton limbah pasar per hari menjadi pupuk yang menjangkau petani di enam kabupaten menghasilkan bobot panen yang naik hingga 40% dan mengurangi tumpukan sampah lebih dari 50%.

Di bidang Kewirausahaan ada Afif Alfianto, Penggerak Ekonomi Perempuan dari Hutan Tamanu, Kebumen Jawa Tengah (Jateng). Afif memberdayakan perempuan desa Karangduwur, Kebumen melalui Koperasi Produsen Sinergi Mekarsari Lestari untuk mengolah biji tamanu menjadi minyak bahan kosmetik, tanpa menebang pohonnya. Sekitar 30kg biji per bulan dihasilkan dan menjadi tambahan pendapatan hingga 40% per bulan yang mendorong kemandirian ekonomi para perempuan Karangduwur.

Di bidang Teknologi, Astra mengapresiasi Feri Ramanda, Pelopor Peternakan Cerdas Berbasis Data, dari Medan, Sumatra Utara (Sumut). Berbekal pengalamannya sebagai peternak, Feri membangun Farmloka, sistem peternakan modern yang menggabungkan IoT, AI, dalam mobile application. Peternak dapat memantau kondisi kandang dari jauh secara real time, mengantisipasi gangguan, dan mengelola produksi berdasarkan data.

Selanjutnya, Farmloka mengubah cara beternak menjadi lebih modern berbasis data agar pengambilan keputusan lebih tepat. Farmloka kini digunakan oleh sekitar 824 peternak dengan hasil panen naik hingga 93%.

Astra juga memberikan apresiasi kepada Desa Sejahtera Astra yang telah menghadirkan perubahan positif melalui berbagai inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Kategori Desa Sejahtera Astra berhasil menjaring 265 pendaftar dari 17 provinsi di Indonesia.

Apresiasi Desa Sejahtera Astra diberikan kepada empat desa penerima apresiasi dengan program khusus yang berdampak positif di masyarakat. Pertama, Desa Sejahtera Astra Sukaluyu, Karawang, Jawa Barat (Jabar) melalui Integrasi Layanan Kesehatan Seluruh Siklus Hidup melalui Posyandu.

Melalui program Oase Dalam Transformasi Kesehatan Siklus Hidup, Desa Sejahtera Astra Sukaluyu mengintegrasikan layanan kesehatan yang mencakup ibu hamil, balita, remaja, pasangan usia subur, hingga lansia melalui 8 program aktif.

Penerima apresiasi berikutnya Desa Sejahtera Astra Karangjengkol, Purbalingga, Jateng dengan mengembangkan Potensi Desa sebagai Ruang Belajar dan Penggerak Ekonomi Masyarakat. Melalui Program Griya Petualang Indonesia, Desa Sejahtera Astra Karangjengkol menjadi ruang belajar berbasis pengalaman yang memanfaatkan alam, budaya, serta petani dan perajin sebagai pendidik. Program telah menjangkau lebih dari 5.000 peserta pelatihan, melayani 500 siswa dari lebih dari 10 sekolah per tahun.

Astra juga mengapresiasi Desa Sejahtera Astra Purwodadi, Malang, Jawa Timur (Jatim) yang berupaya memulihkan ekosistem laut untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Melalui Program Laut Lestari, Masa Depan Berseri, Desa Sejahtera Astra Purwodadi menggerakkan masyarakat pesisir Lenggoksono untuk melestarikan ekosistem laut melalui pengawasan aktivitas penangkapan ikan, pembangunan rumah ikan, dan transplantasi terumbu karang.