Untuk lini bisnis, ASUS menawarkan sejumlah kategori perangkat mulai dari laptop ExpertBook, desktop dan All-in-One ExpertCenter, workstation, Mini PC atau NUC, server, hingga perangkat jaringan bisnis. Perusahaan juga memiliki sejumlah perangkat komersial dengan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN di atas 40%. Roadmap tersebut mencakup laptop ExpertBook serta desktop dan All-in-One ExpertCenter.

Pertumbuhan ASUS terjadi ketika pasar PC Indonesia secara keseluruhan juga mencatat kenaikan pada awal tahun. IDC mencatat pengiriman PC Indonesia mencapai 982 ribu unit pada kuartal I 2026, naik 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut mencakup desktop, notebook, dan workstation. Menurut IDC, pertumbuhan didorong pembelian yang dipercepat atau frontloading di kanal consumer maupun commercial. Distributor mempercepat pengadaan stok karena mengantisipasi kenaikan harga perangkat di tengah biaya komponen yang meningkat dan pasokan yang semakin ketat.

Secara keseluruhan, ASUS memimpin pasar PC Indonesia pada kuartal I 2026 dengan pangsa 21,9%, diikuti Lenovo sebesar 21,4%. Namun, IDC memperingatkan pertumbuhan kuat pada awal tahun tidak serta-merta berlanjut hingga akhir 2026.