"Setelah operasi, sudah mulai hujan, titik panas juga berkurang, tapi masih ada kabut asap karhutla karena kiriman dari Merauke, Papua Selatan," ujarnya.

Koordinator lapangan OMC Fais Ramadhan menjelaskan arah angin selama pelaksanaan OMC dengan lima sortie penyemaian cenderung berasal dari timur maupun tenggara.

Penyebaran NaCI untuk setiap penerbangan mencapai satu ton dengan sasaran wilayah operasi memanfaatkan potensi awan kumulus konvektif di ketinggian rata-rata 11.000 hingga 15.000 kaki.

"Sekali terbang, pesawat membawa logistik satu ton. Operasi di udara paling lama sekitar dua jam, tapi tergantung sama potensi awannya," ucap Fais.