Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Youth Olympic Games 2026, Ita Yuliati, menilai kepercayaan diri dan kesiapan mental menjadi modal penting bagi Zaidhar untuk bersaing di level internasional.
"Dia cukup optimis dan juga coach Anthony juga sangat optimis. Dan ini kan lolos kualifikasi ya, sehingga kami sangat berharap bahwa Zaidhar bisa mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia lainnya. Dia cukup percaya diri, itu salah satu modal utama sih ya buat atlet ya dan mentalnya juga siap," kata Ita.
Tim CdM juga tengah menyiapkan keberangkatan Zaidhar dan rombongan lebih awal agar mereka memiliki waktu untuk beradaptasi dengan lokasi pertandingan.
Menurut Ita, atlet membutuhkan waktu setidaknya tiga hari untuk mengenali medan dan menyesuaikan diri sebelum bertanding. Karena itu, jadwal keberangkatan menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan agar persiapan atlet tidak terganggu.
"Jadi yang harus kami persiapkan adalah di mana mereka itu at least butuh tiga hari untuk berada di sana untuk mengenal medan dan segala macam, sehingga ini yang harus kami pertimbangkan keberangkatannya. Jangan sampai nanti terlalu mepet kemudian justru membuat atlet juga secara mental juga jadi down gitu ya. Jadi itu persiapan yang kami lakukan," ujar Ita.