NADIKABAR.COM — Aturan minum air kelapa menarik perhatian pembaca. Ada juga asupan makanan untuk cegah penumpukan lemak hati hingga daftar ayam goreng legendaris di Jakarta.

Air kelapa menjadi salah satu asupan elektrolit yang cukup populer di Indonesia. Rasanya yang menyegarkan serta berlimpah khasiat membuat air kelapa banyak dicari. Namun, konsumsi air kelapa juga perlu diperhatikan untuk mencegah efek samping yang tak diinginkan.

Beberapa bahan dapur tak hanya bisa digunakan sebagai bumbu masak. Jika rutin dikonsumsi dengan benar ada khasiat kesehatan yang bisa didapatkan. Bahkan beberapa bahan dapur secara khusus disebut dapat mencegah penumpukan lemak pada hati.

Ayam goreng yang menjadi comfort food banyak orang ternyata bukan pendatang baru di industri kuliner. Di Jakarta banyak pilihan ayam goreng legendaris yang usianya menyentuh puluhan tahun. Ciri khas lezat ayam gorengnya membuat beberapa tempat makan masih populer hingga sekarang.

Air kelapa dikenal sebagai minuman menyegarkan yang kaya elektrolit. Kandungan kalium, magnesium, kalsium, natrium, dan fosfor membuatnya kerap disebut sebagai minuman olahraga alami.

Meski menyehatkan, konsumsi air kelapa tetap perlu dibatasi. Orang dewasa sehat disarankan minum sekitar 250-500 mililiter atau 1-2 cangkir per hari, sementara setelah olahraga berat porsinya dapat ditambah hingga 750 mililiter.

Minum air kelapa berlebihan justru bisa menimbulkan efek samping. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko hiperkalemia, gangguan pencernaan, hingga memengaruhi kadar gula darah.

Beberapa bahan dapur ternyata berpotensi membantu menjaga kesehatan hati dan mengurangi penumpukan lemak. Bahan seperti kunyit, jahe, teh hijau, bawang, hingga saffron disebut memiliki senyawa yang mendukung fungsi hati.

Kunyit mengandung kurkumin yang dalam studi kecil pada manusia berpotensi membantu mengurangi lemak hati serta memperbaiki kadar kolesterol dan enzim hati. Sementara itu, jahe juga berpotensi membantu mengatur lemak yang tersimpan di hati.

Teh hijau mengandung katekin yang berpotensi membantu mengurangi penumpukan lemak dan peradangan pada hati. Bawang putih, bawang merah, dan saffron juga menunjukkan potensi serupa dalam penelitian.

Di Jakarta ada banyak tempat makan ayam goreng legendaris yang tetap eksis hingga puluhan tahun. Salah satunya bahkan sudah berjualan sejak 1948 dan masih diburu pencinta kuliner sampai sekarang.

Deretan ayam goreng ini punya ciri khas masing-masing, mulai dari ayam kampung berbumbu Betawi, ayam goreng ketumbar, hingga ayam dengan bumbu ungkep khas Jawa. Ada pula yang disajikan bersama kremesan, nasi uduk, sambal kacang, sampai taburan bawang goreng.

Beberapa nama yang masuk daftar tim redaksi lain Ayam Goreng Ibu Haji, Ayam Goreng Buni, Ayam Goreng Berkah Rachmat, dan Ayam Goreng H. Mardun Martinah. Harganya pun relatif beragam, mulai dari sekitar Rp19.000 hingga Rp41.000 per porsi atau potong.