Tentu saja, arah dan kecepatan lempeng tektonik tidak selalu konstan. Namun, perhitungan sederhana ini menjadi bukti nyata bagaimana pergerakan yang nyaris tak terasa bisa mengubah total wajah Bumi dalam rentang waktu geologis yang panjang.

Pergerakan Australia bukan sekadar angka di atas kertas. Di bagian utara, lempeng yang membawa benua ini sudah mulai "bersenggolan" dengan wilayah Asia Tenggara. Australia terus bergerak menuju kawasan Indonesia, Papua, dan Asia Tenggara, yang dikenal sebagai salah satu zona tektonik paling rumit di dunia.

Di kawasan inilah lempeng dan fragmen kerak Bumi saling bertabrakan, menunjam, hingga terlipat. Proses geologis yang intens ini turut berperan dalam pembentukan pegunungan, memicu gempa bumi, hingga memengaruhi aktivitas vulkanik di wilayah sekitarnya.