"Lalu APB (25), warga Kraton, Kota Jogja datang ke rumah DS dan mendapati korban mengalami babak belur pada bagian wajah dan luka sabetan sajam pada punggung," ujarnya.

APB lalu berboncengan dengan BG dan Munil menggunakan motor untuk ke rumah APB. Namun, dalam perjalanannya mereka mampir di salah satu warung di Wirobrajan, Kota Jogja untuk beli es teh.

"Di warung itu ketiganya bertemu dengan D dan langsung melakukan pemukulan dan menyabetkan sajam ke kepala korban. Sedangkan APB menendang korban dua kali," ucapnya.

Usai melakukan penganiayaan, APB, BG dan korban melanjutkan perjalanan ke rumah APB. Dua pelaku lainnya D dan L ternyata juga menyusul ke rumah APB.

"Di rumah APB, korban ditusuk sajam dan ditendang lehernya oleh D. Lalu L menetesi lilin dan membakar rambut kemaluan korban," katanya.

Setelah melakukan penganiayaan itu, APB dan BG memasukkan korban ke dalam kamar tidur. Keempatnya lalu meninggalkan korban di rumah APB.