Melansir CNBC Indonesia, modus penipuan BSU dapat dilakukan melalui broadcast atau pesan langsung, baik di WhatsApp maupun Instagram. Ada link mencurigakan yang disertakan.

Indah pun menegaskan pekerja perlu waspada jika tautan tersebut meminta data pribadi atau menjanjikan pencairan BSU dengan cara yang tidak jelas. Jangan termakan logo Kemnaker yang tercantum pada pesan atau situs, sebab itu tidak menjamin keaslian informasi.

Informasi resmi mengenai BSU dapat dipantau melalui kanal komunikasi Kemnaker dan laman bsu.kemnaker.go.id. Jika laman tersebut belum dapat diakses, pekerja diminta menunggu pengumuman resmi dan tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi.