NADIKABAR.COM — Dugaan kekerasan seksual terhadap anak oleh ayah kandungnya sendiri terungkap di Pamekasan setelah korban melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa tersebut terungkap setelah korban menceritakan kepada ibunya bahwa dirinya diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan ayahnya.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Pamekasan. Berdasarkan keterangan polisi, dugaan kekerasan seksual itu terjadi sebanyak dua kali pada awal 2026.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto mengatakan, peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat itu, situasi rumah disebut sepi dan gelap. Pelaku diduga masuk ke kamar korban, kemudian berbaring di samping anaknya dan melakukan kekerasan seksual," ungkap Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto, Jumat (21/8/2026).